beritabandung.or.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyiapkan langkah antisipasi untuk mengakomodir lonjakan penumpang pada masa libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026. KAI mengoperasikan kereta tambahan guna memastikan mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan baik.
Selama periode angkutan libur panjang yang berlangsung mulai Rabu, 13 Mei 2026 hingga Senin, 18 Mei 2026, KAI Daop 2 Bandung menyediakan total 85.387 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengungkapkan, selain mengandalkan 26 perjalanan KA reguler, pihaknya juga menambah 2 perjalanan KA tambahan khusus untuk relasi Bandung-Solo Balapan.
“Pada periode libur panjang kali ini, kami menyiapkan total kapasitas sebanyak 85.387 tempat duduk selama enam hari. Penambahan perjalanan ini bertujuan memberikan lebih banyak pilihan waktu keberangkatan bagi masyarakat,” ujar Kuswardojo, Selasa, 12 Mei 2026.
Penambahan kapasitas ini diikuti dengan kesiapan di berbagai lini operasional. KAI Daop 2 Bandung memastikan keandalan sarana dan prasarana, serta menyiagakan petugas di stasiun maupun di atas kereta untuk menjamin kelancaran perjalanan.
Kuswardojo menegaskan, keselamatan dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas utama selama masa angkutan libur panjang ini.
“Kami telah memastikan seluruh aspek operasional siap, mulai dari keandalan sarana hingga pelayanan petugas di lapangan, agar momen libur panjang masyarakat dapat dinikmati dengan nyaman,” katanya.
Mengingat tingginya minat masyarakat untuk bepergian pada momentum long weekend, KAI mengimbau calon penumpang untuk segera melakukan pemesanan tiket. Masyarakat disarankan merencanakan perjalanan sejak dini agar tidak kehabisan kuota tempat duduk.
Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari kendala. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan tepat waktu,” pungkas Kuswardojo.