IKD Hadirkan Layanan Kependudukan Bandung yang Lebih Mudah dan Aman

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus mengakselerasi transformasi layanan administrasi kependudukan agar lebih cepat, praktis, dan berbasis digital melalui integrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Selain menghadirkan layanan jemput bola lewat mobil pelayanan Bi Eha (Bisa Euy Hebat) dan Mang Ujang (Mangga Urus Dulu Identitas KependudukanNa), Disdukcapil Kota Bandung juga mengajak masyarakat untuk segera mengaktifkan IKD sebagai langkah penting dalam mendukung digitalisasi layanan publik.

Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Tatang Muhtar, dalam talkshow bersama Radio Sonata dan PR FM pada Selasa, 5 Mei 2026, menyampaikan bahwa transformasi layanan adminduk merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang merata dan inklusif.

Ia menegaskan bahwa upaya ini bertujuan memastikan seluruh warga Kota Bandung memperoleh layanan yang setara. Kehadiran layanan Bi Eha dan Mang Ujang, ditambah percepatan aktivasi IKD, menjadi bukti bahwa pelayanan publik harus mampu beradaptasi, inklusif, dan menjangkau masyarakat hingga lapisan yang paling membutuhkan.

Menurutnya, administrasi kependudukan kini tidak sekadar berkaitan dengan dokumen, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam pembangunan berbasis data yang akurat. Karena itu, percepatan digitalisasi melalui IKD dinilai sebagai langkah strategis menuju layanan publik yang lebih modern dan efisien.

Sementara itu, Plt. Kabid PIAK Disdukcapil Kota Bandung, Yuanda Gustazi, menjelaskan berbagai manfaat langsung dari IKD, seperti kemudahan akses layanan, integrasi data, serta mengurangi risiko kehilangan dokumen fisik. Ia juga menyebutkan bahwa layanan tersedia melalui berbagai kanal, baik online maupun offline, sehingga masyarakat dapat memilih sesuai kebutuhan.

Ia menambahkan, layanan jemput bola seperti Bi Eha dan Mang Ujang turut mempercepat proses digitalisasi, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan mobilitas. Melalui layanan ini, warga tetap bisa mendapatkan pelayanan optimal, termasuk bantuan aktivasi IKD langsung di lokasi.

Disdukcapil Kota Bandung menyediakan layanan daring melalui aplikasi Salaman+ Kota Bandung, email resmi, serta website adminduk. Selain itu, sistem antrean digital juga bisa diakses melalui E-SPASI, Telegram, dan WhatsApp dengan menggunakan NIK.

Untuk layanan tatap muka, masyarakat dapat mengunjungi Kantor Disdukcapil Kota Bandung, layanan drive thru, gerai di pusat perbelanjaan seperti MPP dan Metro Indah Mall, kantor kecamatan di seluruh Kota Bandung, serta layanan keliling (MepeLing) yang hadir di lokasi berbeda setiap pekan. Layanan Bi Eha dan Mang Ujang juga difokuskan untuk menjangkau warga yang rentan terhadap masalah administrasi kependudukan.

Agar proses berjalan lancar, masyarakat diimbau memastikan seluruh persyaratan dokumen telah lengkap sebelum mengakses layanan. Selain itu, warga juga diminta waspada terhadap potensi penipuan, karena aktivasi IKD tidak dipungut biaya dan hanya dilakukan oleh petugas resmi Disdukcapil. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya pada tautan atau pesan mencurigakan yang mengatasnamakan layanan IKD.

Melalui kombinasi layanan digital dan tatap muka, Disdukcapil Kota Bandung berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, aman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments