Pembukaan Rekening Massal, Warga “Unbanked” Dinilai Harus Menjadi Prioritas

Pembukaan Rekening Massal, Warga "Unbanked" Dinilai Harus Menjadi Prioritas

JAKARTA, Beritabandung.or.id – Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar meminta pemerintah memprioritaskan masyarakat yang belum memiliki rekening bank atau unbanked, dalam program pembukaan 200 juta rekening secara massal.

Marwan mengatakan, program tersebut harus tepat sasaran agar tidak justru membuat masyarakat yang sudah memiliki rekening mendapatkan rekening baru.

“Amanah Presiden Prabowo untuk membuka rekening secara massal harus dipastikan tepat sasaran. Masyarakat yang sama sekali belum memiliki rekening perbankan harus menjadi prioritas. Jangan sampai seseorang yang sudah memiliki rekening di bank lain kemudian dibukakan lagi di BRI atau BSI,” ujar Marwan dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

Menurut Marwan, pemerintah perlu memperketat proses verifikasi dan validasi data calon penerima sebelum rekening dibuka.

“Jangan sampai karena mengejar target pembukaan rekening, kemudian terjadi tumpang tindih penerima. Data harus diverifikasi dengan baik agar satu orang tidak menerima rekening atau dana pembukaan secara ganda,” tegas Marwan.

Politisi Partai Kebangkitan bangsa itu juga meminta program tersebut memberi perhatian kepada masyarakat di daerah terpencil.

Nobar Bola Gratis : KICKOFFTVid

Namun, Marwan mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dilihat dari jumlah rekening yang berhasil dibuka.

Menurut dia, warga yang mendapatkan rekening perlu mendapat literasi keuangan agar dapat menggunakan layanan perbankan dengan baik.

“Literasi keuangan ini penting agar amanah Presiden Prabowo dapat terealisasikan. Jangan sampai masyarakat hanya memiliki rekening, tetapi tidak memahami cara menggunakannya, menjaga keamanan data, maupun memanfaatkan layanan secara bijak,” kata Marwan.

Marwan juga meminta pemerintah dan perbankan memantau dan mengevaluasi secara berkala pelaksanaan program setelah rekening warga dibuka.

Evaluasi tersebut perlu mencakup profil penerima hingga tingkat keaktifan penggunaan rekening.

Baca juga: Rentetan Bencana Yang Sedang Menguji Indonesia, Saatnya Memperkuat Kesiapsiagaan…

“Evaluasi tidak hanya mengukur jumlah rekening yang berhasil dibuka, tetapi juga memeriksa ketepatan penerima, potensi rekening ganda, serta tingkat pemanfaatan rekening setelah dibuka,” kata Marwan.

Pemerintah buka rekening massal

Diberitakan sebelumnya, pemerintah tengah menyiapkan program pembukaan rekening bank secara massal bagi seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang telah berusia 17 tahun.

Rekening tersebut nantinya dapat mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial (bansos).

Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 11 triliun untuk program tersebut, di mana setiap rekening direncanakan mendapat dana awal sebesar Rp50.000.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, anggaran program tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Dari APBN. Totalnya kalau 200 juta penduduk kan berarti kira-kira 600 juta (dollar AS) atau sekitar Rp 11 T (triliun lah),” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Meski demikian, Airlangga menyebut pemerintah masih membahas apakah seluruh anggaran akan berasal dari APBN 2026 atau APBN 2027.

guest
1 Tulis Komentar
Oldest
Newest Most Voted

[…] Baca juga: Pembukaan Rekening Massal, Warga “Unbanked” Dinilai Harus Menjadi Prioritas […]