Beritabandung.or.id – UEFA mengambil sikap tegas usai Presiden FIFA Gianni Infantino dikabarkan ingin mengomersilkan Piala Dunia melalui anak perusahaan yang melibatkan investor swasta.
FIFA akan membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE) untuk mengelola seluruh hak komersial turnamen, seperti hak siar, sponsor, tiket, dan lisensi.
Link Streaming Bola Gratis : KICKOFFTVid
Untuk mendanai perusahaan tersebut, FIFA berencana melepas sebagian kecil kepemilikan kepada investor eksternal dengan target menghimpun 4,2 miliar dollar AS (sekitar Rp75,6 triliun).
FFE diperkirakan memiliki valuasi 20 miliar dollar AS (sekitar Rp360 triliun).
Skema ini diharapkan meningkatkan dana pengembangan sepak bola dunia menjadi lebih dari 10 miliar dollar AS (sekitar Rp180 triliun) dalam empat tahun ke depan.
Baca juga : Jadwal Debut Roberto Mancini bersama Italia, Menghadapi Belgia di Nations League
FIFA bahkan telah mengirimkan surat kepada 211 asosiasi anggota mereka yang menawarkan insentif pendanaan hingga 40 juta dollar AS (setara Rp720 miliar) bagi siapapun yang mendukung program tersebut.
UEFA Siap Gelar Rapat Darurat
Mengetahui laporan tersebut, UEFA akan mengadakan pertemuan darurat untuk membahas rencana kontroversial FIFA tersebut.
“Kami telah mengetahui tenggat waktu FIFA bagi asosiasi untuk mendukung proposal mereka atau tawaran pembayaran satu kali tersebut akan ditarik,” kata UEFA.
“Ini menjelaskan segalanya tentang rencana ini.”

Presiden FIFA Gianni Infantino berbicara dengan Presiden AS Donald Trump selama upacara penyerahan hadiah pertandingan final Piala Dunia 2026 antara timnas Spanyol dan timnas Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. (AFP/MANDEL NGAN)
UEFA kembali mengkritik rencana FIFA setelah sebelumnya menilai organisasi tersebut telah “melampaui batas”.
Penolakan muncul karena banyak asosiasi sepak bola, termasuk FA, baru mengetahui proposal penjualan 20 persen saham kompetisi FIFA kepada investor swasta melalui media.
Berdasarkan laporan BBC, investor tersebut dipimpin Thrive Eternal milik Joshua Kushner, saudara ipar dari putri Presiden AS Donald Trump, Ivanka.
Baca juga : FIGC Capai Kesepakatan dengan Sang Legenda Andrea Pirlo untuk Latih Timnas Italia
Kekhawatiran UEFA juga dirasakan oleh Konfederasi Asia, Amerika Selatan, dan Amerika Utara dan Tengah.
UEFA menyadari bahwa menarik anggotanya dari Piala Dunia 2026 bukan pilihan realistis karena langkah tersebut dapat mengancam keberlangsungan finansial turnamen.
Ancaman dari FIFA Jika Menolak Proposal
Surat yang diberikan FIFA juga menyebut jika dukungan proposal tidak diberikan, maka FIFA akan tetap menjalankan Program FIFA Forward 4.0.
Setiap asosiasi hanya akan menerima sekitar 10 juta dollar AS (sekitar Rp180 miliar) pada siklus pendanaan berikutnya.
Jumlah tersebut lebih sedikit dari penawaran proposal yang mencapai 40 juta dollar AS mulai Januari 2027.
Infantino menyebut asosiasi yang menolak pembentukan FFE berisiko tidak memperoleh tambahan pendanaan jika mayoritas anggota FIFA menyetujui proyek tersebut.
“Dana ini merupakan kesempatan pendanaan yang unik bagi asosiasi anggota yang memilih untuk berpartisipasi. Keputusan harus dibuat paling lambat 19 September 2026 sehingga dana dapat tersedia mulai 1 Januari 2027,” tulis Infantino.