Beritabandung.or.id – Kota Bandung diprediksi akan dibanjiri oleh jutaan wisatawan menjelang libur panjang yang jatuh pada awal Juni 2026. Perpaduan antara Hari Raya Waisak yang diperingati pada 31 Mei dan peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 menciptakan momentum liburan yang bertepatan. Fenomena ini diprediksi akan memicu lonjakan arus kendaraan yang signifikan, baik roda dua maupun roda empat, yang memasuki wilayah administratif Kota Bandung. Data awal yang dihimpun oleh Kepolisian Resor Kota Besar Bandung menunjukkan angka fantastis, yakni sekitar 90.000 kendaraan telah tercatat memasuki kota kembang tersebut. Angka ini jauh melampaui jumlah kendaraan yang keluar, yang diperkirakan mencapai 60.000 unit.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polrestabes Bandung, Ajun Komisaris Besar Polisi Hudi Arif, menjelaskan bahwa kepadatan lalu lintas yang paling terasa umumnya terjadi di titik-titik akses keluar masuk gerbang tol Kota Bandung. Beliau menguraikan bahwa mayoritas wisatawan yang memilih Bandung sebagai destinasi liburan mereka memilih untuk menggunakan jalur tol sebagai sarana transportasi utama. Hal ini tentu saja berdampak langsung pada volume kendaraan yang melintasi gerbang-gerbang tol tersebut. Beberapa gerbang tol yang diprediksi akan mengalami kepadatan ekstrem antara lain Gerbang Tol Pasteur, Gerbang Tol Buahbatu, Gerbang Tol Mohammad Toha, dan Gerbang Tol Summarecon. Pihak kepolisian telah mengidentifikasi titik-titik krusial ini sebagai area yang memerlukan perhatian khusus dalam pengaturan lalu lintas.
Nobar Bola Gratis : KICKOFFTVid
Lebih lanjut, AKBP Hudi Arif memprediksi bahwa kepadatan tidak hanya akan terpusat di gerbang tol, tetapi juga akan meluas ke area-area strategis lainnya di dalam kota. Kawasan pusat perbelanjaan, termasuk mal-mal besar yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung, diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Selain itu, jalur-jalur yang menuju ke destinasi wisata populer juga dipastikan akan dipadati oleh kendaraan wisatawan. Beberapa titik yang menjadi perhatian khusus antara lain simpang lampu merah di kawasan Ledeng dan area Dago, yang dikenal sebagai salah satu pusat keramaian dan tujuan wisata favorit di Bandung.
Untuk mengantisipasi dan mengurai potensi kemacetan yang mungkin timbul, Polrestabes Bandung telah melakukan langkah-langkah preventif. Pihak kepolisian telah menempatkan sejumlah personel di berbagai titik-titik strategis di seluruh penjuru kota. Kehadiran personel ini diharapkan dapat membantu mengatur arus lalu lintas, memberikan informasi kepada pengendara, dan menangani situasi darurat yang mungkin terjadi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus transportasi selama periode libur panjang, meskipun diperkirakan akan terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup tinggi.
Baca juga : Dedi Mulyadi Turun Gunung Bereskan Sampah Bandung Raya, Target Tuntas 3 Hari
AKBP Hudi Arif juga mengemukakan bahwa peningkatan volume kendaraan diperkirakan akan terus berlangsung hingga hari Minggu, 31 Mei 2026. Oleh karena itu, beliau memberikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat, khususnya para wisatawan yang akan mengunjungi Bandung. Ditekankan agar masyarakat dapat mengatur waktu perjalanan mereka dengan bijak. Merencanakan keberangkatan dan kepulangan di luar jam-jam puncak kepadatan dapat menjadi salah satu solusi efektif untuk menghindari kemacetan yang parah. Selain itu, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas menjadi kunci utama untuk menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya saat berkendara,” ujar AKBP Hudi Arif, menegaskan pentingnya kesadaran berlalu lintas. Beliau menambahkan bahwa kesadaran dan kerjasama dari seluruh pengguna jalan sangat dibutuhkan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman bagi semua pihak, terutama di tengah lonjakan kunjungan wisatawan. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus berupaya semaksimal mungkin dalam menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Kota Bandung selama periode libur panjang ini.