Setiap pagi, banyak ibu memulai aktivitas lebih awal dibanding anggota keluarga lainnya. Mulai dari menyiapkan sarapan, memastikan bekal dan seragam anak sudah siap, hingga menyalakan air hangat untuk mandi menjadi rutinitas yang dilakukan setiap hari.
Selain itu, ibu juga berperan menjaga rumah tetap bersih dan nyaman agar seluruh anggota keluarga dapat beraktivitas dengan baik. Kenyamanan rumah saat ini pun sangat bergantung pada listrik, mulai dari pendingin ruangan, lampu, kulkas, hingga mesin cuci yang membantu pekerjaan rumah tangga.
Namun di balik kenyamanan tersebut, masih ada aspek penting yang sering terabaikan, yakni keamanan instalasi listrik di rumah. Momentum Hari Kartini tahun ini dinilai menjadi waktu yang tepat bagi para ibu untuk lebih memahami pentingnya proteksi listrik demi menjaga keselamatan keluarga.
Berbeda dengan korsleting yang biasanya ditandai percikan api atau listrik padam, kebocoran arus listrik sering kali sulit terlihat. Kondisi ini dapat terjadi akibat instalasi rusak, lembap, atau penurunan kualitas isolasi kabel dan perangkat elektronik.
Dalam situasi tertentu, arus bocor bisa mengalir ke permukaan logam peralatan rumah tangga dan memicu sengatan listrik jika tersentuh. Risiko tersebut dinilai cukup berbahaya, terutama bagi anak-anak yang aktif bergerak di rumah.
Pengalaman berbahaya akibat arus bocor pernah dialami Hanum Lily Rahma pada Oktober 2025. Ia mengaku hampir kehilangan nyawa ketika memegang selang hand shower di kamar mandi. Saat itu tubuh bagian kanannya mendadak kaku dan penglihatannya sempat gelap akibat sengatan listrik.
Setelah diperiksa, sumber masalah diketahui berasal dari arus bocor yang juga ditemukan pada shower di kamar mandi lainnya. Sebelumnya, ancaman tersebut tidak pernah terdeteksi.
Kejadian serupa juga dialami Anne Permata yang membagikan pengalamannya melalui akun TikTok @annepermata. Ia menjelaskan bahwa plafon rumahnya bocor saat hujan deras dan menyebabkan korsleting pada kipas angin yang baru dipasang.
Meski rumah mereka sudah menggunakan miniature circuit breaker (MCB), alat tersebut ternyata tidak mampu mendeteksi kebocoran arus listrik. Hal ini karena fungsi utama MCB hanya untuk memutus aliran listrik saat terjadi beban berlebih atau korsleting, bukan mendeteksi arus bocor yang berpotensi membahayakan penghuni rumah.