Beritabandung.or.id –Penyerang timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, mengaku mengalami tekanan besar setelah FIFA menangguhkan hukuman kartu merah yang sempat membuatnya dipastikan absen pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Balogun sebelumnya menerima kartu merah langsung saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-0 pada babak 32 besar.
Berdasarkan regulasi, penyerang berusia 25 tahun itu seharusnya menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan.
Link Streaming Piala Dunia Gratis : KICKOFFTVid
Namun, kurang dari dua hari sebelum laga melawan Belgia, FIFA menangguhkan sanksi tersebut sehingga Balogun tetap diizinkan tampil.
Baca juga : Superkomputer Prediksi Hasil Semifinal Piala Dunia 2026, Siapa ke Final?
Keputusan itu memicu kontroversi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan telah meminta Presiden FIFA Gianni Infantino meninjau kembali kasus tersebut.
Balogun Akui Sulit Menghadapi Tekanan
Dalam wawancara bersama CBS, Balogun mengaku suasana di sekitar tim berubah drastis setelah keputusan FIFA diumumkan.
“Rasanya menyenangkan bisa keluar dari atmosfer Piala Dunia. Sangat berat menghadapi tekanan sebesar itu. Sekarang rasanya menyenangkan bisa kembali ke rumah,” ujar Balogun seperti dikutip dari Maxifoot.
Baca juga : Gagal Manfaatkan Peluang Emas Vs Swiss, Jaminton Campaz Diteror Ancaman Pembunuhan
Penyerang AS Monaco tersebut mengakui polemik yang muncul justru menjadi beban tambahan bagi dirinya dan rekan-rekan setim.
“Itu menambah tekanan yang sebenarnya tidak kami butuhkan.”

Kiper Timnas Belgia Thibaut Courtois (kanan) melakukan penyelamatan dari tendangan penyerang Timnas Amerika Serikat Folarin Balogun (kedua dari kanan) selama pertandingan babak 16 besar antara Amerika Serikat dan Belgia di Piala Dunia FIFA 2026 di Seattle Stadium, Seattle, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) pagi WIB. (Xinhua/Xu Chang)
“Reaksi pertama saya tentu senang bisa kembali bersama tim. Namun setelah memikirkannya, saya tahu keputusan itu akan memicu kontroversi.”
“Saya berusaha tetap fokus menjelang pertandingan, tetapi itu sulit. Ada begitu banyak kebisingan dari luar dan sangat sulit mengabaikannya.”
“Saya juga melihat situasi yang tidak biasa ini memberi tekanan kepada rekan-rekan setim saya.”
FIFA Dikritik, Banding Belgia Ditolak
Keputusan FIFA menuai kritik dari berbagai pihak.
Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) sempat mengajukan banding atas status Balogun, tetapi permohonan tersebut ditolak pada hari pertandingan.
UEFA bahkan menyebut keputusan FIFA telah “melewati garis merah”, sementara Wakil Perdana Menteri Belgia, Maxime Prévot, mempertanyakan campur tangan pejabat Amerika Serikat dalam proses tersebut.
Meski Balogun akhirnya dapat dimainkan, Amerika Serikat gagal memanfaatkan kehadirannya.
Amerika Serikat harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kalah telak 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar, Selasa (7/7/2026) pagi WIB.
Kekalahan tersebut menutup perjalanan tuan rumah di turnamen, sekaligus mengakhiri salah satu kontroversi terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia.