Rupiah Menguat Hampir 1 Persen dalam Waktu Sepekan, Ini Faktor Pendorongnya

Rupiah Menguat Hampir 1 Persen dalam Waktu Sepekan, Ini Faktor Pendorongnya

Beritabandung.or.id – Nilai tukar atau kurs rupiah terhadap dollar AS menunjukkan tren penguatan dalam sepekan terakhir.

Sentimen kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) dan kembali masuknya aliran modal asing ke instrumen domestik menjadi penopang utama menguatnya mata uang Garuda.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 17.860 per dollar AS pada Jumat (12/6/2026).

Angka ini menguat 0,72 persen setara 129 poin dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di Rp 17.989 per dollar AS.

Kurs rupiah juga menguat 1,38 persen pada referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia.

Nobar Bola Gratis : KICKOFFTVid

Nilai tukar rupiah bergerak dari Rp 18.171 per dollar AS pada Senin (8/6/2026) menjadi Rp 17.921 per dollar AS pada Jumat (12/6/2026).

Pada perdagangan Jumat (12/6/2026), investor asing membukukan net buy atau beli bersih sebesar Rp 287 miliar.

Terlebih lagi, survei terbaru Bloomberg mengindikasikan bahwa Bank Indonesia (BI) masih berpotensi menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan pekan ini.

Baca juga: Jadwal Bek Persib Frans Putros Akan Tampil di Piala Dunia 2026

Jika terealisasi, kebijakan tersebut berpotensi menjadi katalis tambahan bagi peningkatan pendapatan bunga sektor perbankan.

guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted